Properti Kebudayaan Penting

Patung Berdiri Bodhisattva Nikkō dan Gakkō

periode Heian
Kayu polos
Diabadikan di Aula Kondō
Tinggi patung: 151,4 cm (Bodhisattva Nikkō); 150,3 cm (Bodhisattva Gakkō)

Artikel ini dapat dibaca dalam 2 menit.

日光菩薩/月光菩薩立像

Sinar matahari di siang hari, bayangan di bawah sinar bulan.
Sebuah bentuk harmoni
yang tercipta dari dua cahaya

Patung pendamping, yaitu Bodhisattva Nikkō (Suryaprabha) dan Gakkō (Candraprabha) mengapit patung utama Buddha Yakushi (Bhaisajyaguru) di Kuil Jingoji. Ketiga patung ini diperkirakan dibuat pada abad ke-9.

Nikkō dan Gakkō berdiri di atas takhta teratai, mengenakan mahkota permata dan pakaian surgawi, dan masing-masing memegang tangkai teratai yang panjang. Di ujung tangkai teratai, Nikkō memegang matahari dan Gakkō memegang bulan.

Pada mulanya, kedua patung ini diukir dari sepotong kayu utuh, tetapi beberapa bagiannya mengalami kerusakan seiring waktu dan telah diperbaiki. Bagian asli patung Nikkō dari pinggang ke bawah, sedangkan bagian asli patung Gakkō dari lutut ke bawah. Tubuh bagian bawah kedua patung ini memiliki permukaan halus, dengan garis dan lekuk yang lembut, menciptakan kontras dengan fitur patung Yakushi yang lebih tegas dan kaku. Patung Nikkō dan Gakkō telah dilestarikan dengan hati-hati sebagai contoh berharga dari seni pahat Buddha awal periode Heian (794–1185).

MOVIE

Rasakan kehadirannya
melalui video.

Video narasi yang menampilkan Patung Berdiri Bodhisattva Nikkō dan Gakkō. Dapatkan gambaran yang lebih dalam tentang keindahan properti ini dengan menonton videonya.

Durasi: (Audio akan diputar)

Tonton Panduan Video

Silakan jawab kuesioner kami.

Perkiraan waktu: 30 detik

Kuesioner

Silakan berikan penilaian terhadap halaman warisan budaya ini. (Total 4 pertanyaan)

1/4

Audio guide

0:00 0:00