Tentang Kuil Jingoji

Artikel ini dapat dibaca dalam 2 menit.

神護寺

Kuil Takao yang terkenal
di mana iman dan alam
beresonansi bersama

Kuil Jingoji didirikan pada tahun 781 oleh Wake no Kiyomaro (733–799), seorang pejabat tinggi pada akhir periode Nara (710–794). Kuil Jingoji didirikan melalui penggabungan Kuil Jinganji dan Kuil Takaosanji membentuk kompleks kuil yang lebih besar.

Kuil ini terkenal sebagai contoh langka dari pertemuan dua aliran Buddha Esoterik yang berbeda. Saichō (767–822), pendiri aliran Tendai, memberi ceramah tentang Kitab Sutra Teratai di Jingoji, sementara Kōbō Daishi (774–835), pendiri aliran Shingon, menggunakan kuil ini untuk melatih umat dalam ajaran Buddhisme Esoterik.

Jingoji menyimpan sejumlah mahakarya seni Buddha, seperti patung utamanya, Patung Berdiri Yakushi (Bhaisajyaguru), yang dianggap sebagai salah satu seni pahat Buddha terbaik di Jepang. Selain itu, banyak karya luar biasa, seperti patung Buddha, lukisan, dan karya kaligrafi, yang dibuat selama periode Heian (794–1185) dan Kamakura (1185–1333) juga dilestarikan di kuil ini.

Jingoji juga terkenal akan keindahan dedaunan musim gugur, dan memikat hati banyak orang dengan pemandangan alamnya yang rimbun.

Kini, Kuil Jingoji tetap menjadi tempat suci yang dihormati, melestarikan warisan Buddhisme Shingon ajaran Kōbō Daishi serta menjadi contoh sejarah dan seni Buddhisme Jepang.

MOVIE

Rasakan kehadirannya
melalui video.

Video narasi yang menampilkan Tentang Kuil Jingoji. Dapatkan gambaran yang lebih dalam tentang keindahan properti ini dengan menonton videonya.

Durasi: (Audio akan diputar)

Tonton Panduan Video

INFOMATION

Kuil Takaosan Jingoji

5 Takao-cho, Umegahata, Ukyo-ku, Kyoto-shi

[Jam Kunjungan di Kompleks Kuil]
09.00 - 16.00

[Biaya masuk]
Dewasa (siswa SMP / yang lebih tua): 1.000 yen
Siswa SD: 500 yen

Kuesioner

Silakan berikan penilaian terhadap halaman warisan budaya ini. (Total 4 pertanyaan)

1/4

Audio guide

0:00 0:00